Minggu, 17 Juli 2016

KEISTIMEWAAN BULAN ZULHIJJAH *)



·         Diriwayatkan oleh Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda :
“Tidak ada hari-hari di mana Allah disembah lebih disukai daripada sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah. Puasa sehari di dalamnya sama dengan puasa setahun, dan salatnya di malam harinya sama dengan salat di malam lailatul qadar”

·         Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda :
a.       Hari pertama bulan Zulhijjah
Allah mengampuni Nabi Adam dan Hawa.
Barang siapa puasa pada hari itu Allah mengampuni segala dosanya.
b.      Hari kedua bulan Zulhijjah
Allah mengabulkan doa Nabi Yunus a.s. dan mengeluarkannya dari perut ikan.
Barangsiapa puasa pada hari itu seakan-akan ia telah beribadah selam 10 tahun penuh dengan tiada melakukan suatu maksiat sekejap mata pun.
c.       Hari ketiga bulan Zulhijjah
Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria a.s.
Barangsiapa puasa pada hari itu Allah mengabulkan doanya.
d.      Hari keempat bulan Zulhijjah
Nabi Isa dilahirkan.
Barangsiapa puasa pada hari itu akan diselamatkan dari kesengsaraan dan kemiskinan.
e.      Hari kelima bulan Zulhijjah
Nabi Musa a.s. dilahirkan.
Barangsiapa puasa pada hari itu bebas dari kemunafikan dan azab kubur.
f.        Hari keenam bulan Zulhijjah
Allah membuka pintu-pintu kebajikan bagi para nabi.
Barangsiapa puasa pada hari itu dipandang oleh Allah dengan penuh rakmat dan tidak akan diazab.
g.       Hari ketujuh bulan Zulhijjah
Ditutup pintu-pintu neraka Jahannam dan tidak dibuka lagi sebelum lalu hari kesepuluh.
Barangsiapa puasa pada hari itu Allah menutup 30 pintu hambatan dan kesukaran.
h.      Hari kedelapan bulan Zulhijjah
Hari tarwiyah.
Barangsiapa puasa pada hari itu memperoleh pahala yang tidak diketahui besarnya oleh siapapun, kecuali Allah.
i.        Hari kesembilan bulan Zulhijjah
Hari Arafah.
Barangsiapa puasa pada hari itu puasanya dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
j.        Hari kesepuluh bulan Zulhijjah
Hari Idul Adha.
Barang siapa menyembelih kurban pada hari itu, maka tetes darah pertama yang keluar dari binatang kurban itu Allah mengampuni dosa-dosanya dan dosa-dosa anak keluarganya.
Barangsiapa memberi makan atau sedekah akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kiamat kelak dalam keadaan aman dan amal shalihnya lebih berat dari Jabal Uhud.
1)      Orang yang keluar dari rumahnya hendak membeli binatang kurban, ia memperoleh 10 pahala, bebas dari 10 dosa dan terangkat ke sepuluh tingkat untuk tiap langkah yang ia lakukan.
2)      Tawar menawar tentang harga, ucapannya menjelma menjadi tasbih.
3)      Apabila ia membayarnya, ia memperoleh pahala 700 untuk setiap dirhamnya.
4)      Apabila ia meletakkan binatang kurban itu untuk disembelih, beristighfarlah baginya semua makhluk yang ada di tempat penyembelihan hingga lapisan bumi yang ketujuh.
5)      Apabila ia membagi-bagikan dagingnya, setiap suap daging ia memperoleh pahala sama dengan memerdekakan seorang budak.

*) Dikutip dari Kitab Durratun Nasihin

Semoga bermanfaat J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar